Air Jernih Belum Tentu Baik untuk Ikan! Cek Fakta Ini

Surgaikan.com – Air jernih atau air yang keruh, Kalo sobat air pilih mana ? kalau saya sendiri bakal pilih keduanya. Tapi tunggu dulu cak. Semua harus dilihat dari mana asalnya. Apakah semua itu bagus? Bisa jadi. Tapi tidak menutup kemungkinan keduanya juga buruk. Yang sering kita tahu bahwa ikan tidak hanya membutuhkan air saja. Ikan juga membutuhkan beberapa hal yang ada diperairan. Kita memang tidak bisa melihat atau merasakan secara langsung. Tapi ikan, mereka sangat bisa. Jika tidak cocok. Bukan hal yang sulit untuk mengakhiri hidup ditempat yang tidak mereka suka.

Apa saja yang butuhkan di air?

Banyak. Jika dijabarkan satu persatu. Bisa panjang artikel ini. Namun, kita akan bahas singkat saja. Yang pertama adalah oksigen, pH dan suhu. Itulah faktor utamanya faktor sampingnya ada pakan alami bisa fitoplankton maupun zooplankton.

oksigen-air surgaikan.com

Oksigen

Jika oksigen sangat minim. Maka ikan akan kesulitan bernafas. Untuk menentukan oksigen harus menggunakan alat yang bernama DO Meter. Air keruh atau air jernih harus diukur terlebih adhulu oksigennya. Karena kita tidak bisa melihat secara langsung atau hanya menebak kandungan oksigen dalam air tersebut. Pada air keruh jika ada fitoplankton maka kandungan oksigen pada siang hari sangat melimpah akibat fotosintesis.

pH paper surgaikan.com

Skala pH

pada artikel sebelumnya sudah pernah dibahas mengenai pentingnya pH di perairan. pH ini menentukan sifat asam atau basa suatu perairan tersebut. Jika terlalu asam atau terlalu basa maka dapat mempengaruhi kondisi ikan tersebut. Maka sebaiknya pH harus netral atau kurang lebih pada skala 6.8-7.8 saja. Untuk mengetahui pH maka harus menggunakan pH paper atau pH meter. Tidak bisa hanya menerka saja atau dilihat langsung. Air jernih cenderung lebih netral dari pada air keruh. Karena pada air keruh biasanya sudah ada senyawa-senyawa yang dapat mempengaruhi pH.

Baca lebih lanjut : Pentingnya Pengaruh pH atau Derajat Keasaman di Perairan

suhu-air-surgaikan.com

Suhu

Untuk suhu pastilah kita dapat memastikannya. Biasanya suhu dapat dirasakan dengan mencelupkan tangan ke air. Jika memang suhu sama dengan lingkungan atau yang dirasa sudah tepat maka ikan dapat dimasukkan. Namun, harus tetap diperhatikan bahwa semua jenis ikan menyukai suhu yang berbeda-beda. Pada air keruh atau jernih, suhu tidak ada hubungan khusus. Yang pasti jika disinari matahari, suhu air yang keruh akan lambat naik dari pada air jernih. karena, jika air keruh tersebut dipenuhi oleh fitoplankton yang siap untuk berfotosintesis. Akhirnya sinar matahari tidak sampai dasar kolam.

artemia dan dahpnia surgaikan.com

Pakan alami

Yang kita bahas disini adalah fitoplankton dan zooplankton. 2 mikroorganisme tersebut dapat dijadikan pakan alami atau pakan pendukung dari pakan utama misal pellet. Kedua plankton tersebut yang memberi warna air keruh menjadi hujau, merah, biru dan coklat. Jadi biasanya pada air yang jerniah sangat jarang ada plankton atau bahkan tidak sama sekali. Sehingga disini air jernih kurang efektif jika ikan anda membutuhkan pakan alami di air.

Baca lebih lanjut : Inilah Faktor Penting Memilih Pakan Ikan

Jadi kesimpulannya adalah air jernih dan air keruh memiliki perbedaan yang signifikan. Air jernih umumnya netral namun didalamnya hampir tidak ada kandungan makanan apapun. Jadi anda harus memberi makan tambahan. Sedangkan air yang keruh, yang biasanya berisi plankton. Mereka cenderung dapat berubah-ubah kondisinya mengingat plankton mempengaruhi oksigen dan pH. Maka perawatan lebih intensif harus anda perhatikan. Tapi untuk makanan alami di air keruh biasanya melimpah dari plankton tersebut.

Sekian. Semoga bermanfaat. Salam sukses. 

SILAHKAN BAGIKAN KE TEMAN ANDA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *