kuras akuarium

Ganti Air Akuarium hingga 90%, Begini Caranya.

Halo sobat air, pasti ada beberapa sobat air yang mempunyai aquarium di rumah bukan? Dan pastinya ada kala air pada akuarium menjadi kotor dan menguning. Penyebab air menguning rata-rata karena pakan dan feses yang ada di akuarium mulai dominan. Meskipun adanya filter, tapi tidak dapat menjernihkan air hingga 100%. Karena rata-rata model filter di akuarium sangat sederhana, yaitu hanya disaring oleh spons/kapas filter saja.

Penggantian air yang tiba-tiba sangat beresiko !!

 

Jika niat ingin mengganti air, namun bakal ada ikan yang mati. Bagaimana itu bisa terjadi ? sama saja dengan ganti air juga ganti ikan ? tentunya sangat disayangkan. Apalagi jika ikan yang ada di akuarium berharga sangat tinggi. Atau bisa juga ikan yang sudah dipelihara bertahun-tahun dan memiliki ikatan batin dengan si pemilik. Tentu, kematian hanya karena ganti air harus di hindari. Maka dari itu, penggantian air harus dilakukan dengan penuh persiapan.

Apa saja yang harus disiapkan untuk ganti air?

 

Oke, sebelum penggantian air dilakukan. Sebaiknya kita puasakan ikan dahulu. Metode ini digunakan untuk menghindari ikan stress dan juga dapat menaikkan imun ikan. Berapa lama waktu yang diperlukan untuk ikan berpuasa? Waktu yang diperlukan minimal 6-10 jam setelah pemberian pakan terakhir. Jika ingin lebih optimal bisa hingga 12 jam puasa. Setelah itu pastikan anda memiliki aerator. Karena air baru dari sumur mengandung oksigen yang sangat sedikit. Dan pastikan air yang anda ambil merupakan air bersih.

Baca Lebih Lanjut : Pentingnya Kandungan Oksigen Terlarut pada Ikan

Lanjutnya, jika semua sudah disiapkan. Silahkan anda kuras air. Selama menguras air. Aerator harus tetap menyala hingga ketinggian air yang anda inginkan atau sampai waktu menguras sudah selesai. Jika air sudah 90% dibuang apakah aerator boleh dimatikan? Tentu tidak. Sangat bahaya. Disinilah titik kritis dari ikan. Dengan cepat anda harus mengisi ulang air di akuarium. Ingat, tetap nyalakan aerator sampai air terisi penuh. Jika sudah terisi penuh. Apakah sudah boleh mematikan aerator jika sudah penuh? aerator juga tidak boleh dimatikan selama kurang lebih 4-5 jam. Pada momen tersebut, saat air akuarium sudah penuh dengan kondisi aerator menyala untuk menyuplai oksigen, ikan tetap mencari oksigen di permukaan. Karena air baru mengandung sangat sedikit oksigen. Sebaiknya nyalakan aerator terus menerus hingga ikan sudah berenang normal dan mencari udara tidak dipermukaan.   

Jika ikan sudah berenang normal, apa langkah selanjutnya ?

 

Biarkan saja. Anda bisa mematikan aerator atau menyalakan filter. Atau bisa keduanya menyala lebih bagus. Yang terpenting adalah jangan diberi makan dahulu. Biar mereka beradaptasi lebih lama. Meskipun keadaan mereka seperti sangat lapar, namun tetap bairkan. Hingga kurang lebih 2-3 jam setelah adaptasi pada air baru. Silahkan anda beri pakan. Namun, perlu diingat untuk tidak terlalu banyak. Hanya separuh dari takaran sebelumnya. Selanjutnya bisa dipastikan ikan anda akan selamat setelah pergantian air yang extreme tersebut. Metode ini juga bisa digunakan pada penggantian air ringan kurang dari 90%. Selamat mencoba.

Semoga bermanfaat. Salam sukses. 

SILAHKAN BAGIKAN KE TEMAN ANDA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *