Inilah Faktor Penting Memilih Pakan Ikan

MODAL PALING BESAR yang dikeluarkan oleh petani pasti adalah PAKAN.

Pakan buatan atau pakan alami pasti membutuhkan biaya yang lebih mahal. Meskipun dibandingkan dengan harga beli benihnya. Pakan tetap paling mahal. Pemilihan pakan, anggap saja pakan buatan atau pabrik harus benar-benar tepat sasaran.

Bagaimana caranya agar TIDAK SALAH pilih ?

Pertama-tama yang harus diperhatikan adalah kandungan didalamnya. Terdapat protein, lemak, serat, dan vitamin serta unsur lain-lain. Unsur-unsur tersebutlah yang harus diperhatikan. Bukan pakan yang mahal atau murah, tapi jika kita salah memilih. Pakan yang mahal akan tidak bekerja maksimal. Pakan yang murah apalagi ?

Mana yang paling penting ? PROTEIN, LEMAK, atau SERAT ? mungkin VITAMIN ?

Semua faktor diatas merupakan pilar besar penyokong makanan utama pada mahluk hidup. Semuanya penting. Namun, ada yang harus di optimalkan. Penggunakan sesuai dengan jenis ikan dan waktu pemberian. Protein merupakan sumber yang tidak boleh absen atau harus dalam persentase yang tinggi. Karena protein digunakan untuk pertumbuhan. Lemak jangan dianggap remeh. Tidak ada lemak, ikan tidak akan gemuk (bulking). Dan serat ? tentu agar BAB lancar dalam artian mudah dicerna  (hehehe). Vitamin tidak boleh ditinggal. Mereka adalah pelengkap dari semua unsur diatas. Tanpa vitamin. Mahluk hidup bisa tumbuh namun pasti ada kelemahannya. 

Apakah ada FAKTOR lain yang lebih PENTING lagi? Tentu saja ada.

Selain unsur yang ada dipakan. Unsur yang ada di ikan atau mahluk hidup yang membutuhkan asupan gizi dan energi juga menjadi faktor penting. Apa saja itu ? yang pertama adalah umur. Ya benar. Umur sangat penting diperhatikan untuk pemilihan makanan. Sama seperti manusia. Beda umur beda juga yang dimakan. Beda juga kandungan nutrisinya. Sebenarnya bisa saja jika faktor umur ini di kesampingkan. Kedepannya yang akan terjadi adalah pertumbuhan yang kurang optimal. Bahasa iklannya, tumbuh kok kesamping ???

Kenapa UMUR IKAN menjadi pengaruh ? apa SEBABNYA ?

Sederhananya, pada umur lebih muda. Masa tersebutlah yang disebut dengan masa pertumbuhan maksimum atau masa keemasan. Pada masa ini, kita tidak boleh melewatkannya begitu saja. Sungguh jika dilewatkan, FCR atau panen bakal berlinang air mata dan penuh penyesalan. Pada umur muda yang pertumbuhan sangat maksimal kita harus beri protein tinggi. Agar ikan bisa lebih cepat panjang. Namun lumrah jika tidak berbobot. Dan kemudian pada saat akan panen, kita sebut saja pertumbuhan menurun atau ikan sudah berumur. Sebelum masa itu kita lewati, pasti pertumbuhan akan perlahan menurun pada minggu-minggu sebelumnya. Disitu kita beri mereka protein yang sedikit rendah dan serat dilebih tinggi untuk membantu pencernaan yang semakin lama semakin rendah.

Semakin rendah PROTEIN maka semakin murah HARGA pakan ?

Memang benar. Jika kita melihat harga pakan dipasaran. Semakin tinggi protein juga semakin mahal pula harganya. Maka dari itu, kita harus tahu kapan ikan kita mengalami penurunan pertumbuhan. Sehingga kita bisa mempersiapkan membeli pakan yang lebih murah dengan protein yang lebih rendah. Agar menghemat biaya. Mengapa itu penting ? karena pada ikan yang sudah berumur, jika diberi pakan protein tinggi atau pun rendah. Bakal sama saja.

Bagaimana kita mengetahui masa pertumbuhan MAKSIMAL atau saat pertumbuhan mulai LAMBAT?

Gampang sekali. Lakukan lah sampling atau sortir pada rentang 2 sampek 4 minggu sekali. Kemudian bandingkan dengan pertambahan berat pada sampling sebelumnya. Jika sudah mengetahui kita baru bisa menyimpulkan apakah ikan yang kita miliki dalam masa pertumbuhan maksimal atau malah cenderung menurun.

Oke sekian artikel pada tema ini. Kita lanjut pada tema selanjutnya. Silahkan share dank omen dibawah untuk diskusi lebih lanjut. Salam dasyhat !!!

SILAHKAN BAGIKAN KE TEMAN ANDA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *